-->

Kelebihan dan Kekurangan Pondasi Batu Kali

 


Taniasik.com - Saat akan membuat rumah, pondasi merupakan hal terpenting. Pemilihan yang tepat dapat menurunkan risiko kerusakan, sehingga rumah akan bertahan lama dan tidak mudah ambruk dalam berbagai cuaca.
Ada banyak bahan yang bisa digunakan sebagai penopang, salah satunya pondasi batu kali.
Istilah batu kali mengacu pada kelompok batuan yang beragam yang telah aus dan dibulatkan oleh gerakan air. Batuan ini paling sering ditemukan di pantai dan di dasar sungai .
Bentuk batu kali juga terdiri dalam dalam berbagai ukuran, warna dan tekstur. Jenisnya pun beragam dapat berupa sedimen, beku, atau metamorf tergantung pada geografi sungai tempt batuan tersebut ditemukan.
Sementara, pondasi batu kali merupakan penyangga rumah yang dibuat menggunakan bahan tersebut. banyak orang percaya, ada kelebihan dan kekuran saat memilih pondasi batu kali sebagai penyangga rumah. Berikut ulasannya.
Pondasi batu kali merupakan salah satu pilihan terbaik sebagai penyangga dalam pembuatan rumah. Karena batuan ini dibuat dari alam. Pembentukannya pun membutuhkan waktu yang lama dan tidak mudah terkikis.
Nah, biar enggak makin penasaran, berikut kelebihan lain dari pondasi batu kali untuk rumah.
1. Menekan Risiko Kebocoran
Pondasi batu kali dapat menekan risiko kenocoran pada rumah. Karena dibuat dari bahan alam, batu kali tidak akan mudah terkikis hanya karena terkena air atau cuaca buruk. Selain itu, menggunakan pondasi batu kali juga lebih ramah lingkungan.
2. Proses Konstruksi Lebih Cepat
Karena bentuknya yang beragam, penggunaan pondasi batu kali juga dapat mempercepat proses konstruksi bangunan. Pasalnya, pembangungan pondasi batu kali dapat langsung dikerjakan di lahan yang akan dibangun. Hal ini juga bisa mengurangi penggunaan alat berat yang merepotkan.
3. Menambah Kekuatan Masa Bangunan
Persentase penggunaan batu kali banyak digunakan pada bangunan rumah sederhana. Batu kali yang terbuat dari proses alamiah ini dapat meningkatkan kekuatan bangunan rumah Moms. Jadi, rumah Moms dapat bertahan lama.
4. Tahan Terhadap Guncangan
Kelebihan lain dari penggunaan pondasi batu kali adalah tahan terhadap guncangan. Tak heran, kalau material satu ini masih sangat diandalkan dibandingkan jenis lain. Agar semakin efektif, Moms dapat mengkombinasikannya dengan teknik pemasangan lain.
5. Biaya Pembuatan Lebih Mudah
Karena hanya menggunakan batu kali, pasir, dan semen, jadi biaya yang dibutuhkan juga lebih murah dibandingkan jenis pondasi lainnya. Pemilihan pondasi batu kali bisa menjadi salah satu siasat jika ingin membangun rumah idaman, tetapi memiliki dana yang terbatas.
6. Mudah Menyesuaikan Ukuran
Pondasi batu kali sangat cocok untuk digunakan sebagai pondasi dalam proses pembangunan rumah. Karena ukurannya dapat disesuaikan dengan ukuran rumah dengan mudah sehingga daya topang bebannya semakin maksimal. Hal inilah yang menjamin kekuatan bangunan akan lebih tahan lama.
Walaupun memiliki banyak kelebihan, bukan berarti pondasi batu kali tidak memilki kekurangan. Ada beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan saat akan memiliki jenis pondasi ini.
1. Mudah Retak
Moms yang tinggal di daerah rawan gempa bumi atau memiliki akar pohon invasid dapat menimbulkan masalah serius pada rumah dengan pondasi batu kali. Karena konstruksi ini lebih rentan terhadap retaan pada dinding.
Jika hal ini terjadi, mungkin Moms harus merogoh kocek lebih dalam untuk memperbaikinya.
2. Kurang Bisa Saling Mencengkeram
Kekurangan dari batu kali khususnya batu gunung adalah membuat batu kurang saling mencengkeram antara satu dengan lainnya ketika dipasang. Bentuknya yang bulat serta bisa berlumut sehingga kurang melekat ketika digunakan.
3. Tidak Cocok untuk Bangunan Dua Tingkat
Daya dukung tidak terlalu kuat meski layak digunakan untuk menahan beban bangunan sederhana. Tidak cocok digunakan untuk mendukung bangunan bertingkat.
4. Hanya untuk Area Pembangunan Stabil
Hanya bisa diaplikasikan pada kondisi tanah di area pembangunan stabil. Tingkat ketahanan tidak terlalu baik khususnya jika sering terendam air atau daerah yang rawan banjir.

LihatTutupKomentar